MENCARI VALIDASI DAN DUKUNGAN EMOSIONAL : STUDI FENOMENOLOGI ATAS RESPON PENGIKUT AKUN INSTAGRAM @RAHASIAGADIS
DOI:
https://doi.org/10.46576/jnm.v9i1.6766Kata Kunci:
fenomenologi, media sosial, rahasiagadis, motif, makna, komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memahami motif, makna, dan pengalaman komunikasi para followers dalam menyikapi unggahan akun Instagram @rahasiagadis, sebuah akun yang menjadi ruang curhat dan edukasi seputar isu-isu perempuan, self-love, dan kesehatan mental. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz yang membagi motif tindakan menjadi because motive dan in order to motive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang merupakan followers aktif akun tersebut serta pengamatan langsung terhadap unggahan dan interaksi di kolom komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman personal followers seperti hubungan toxic, rasa tidak percaya diri, dan kesadaran akan kesehatan mental menjadi faktor pendorong untuk mengikuti akun @rahasiagadis (because motive). Tujuan mereka adalah untuk mendapatkan motivasi, edukasi, dan rasa dukungan emosional (in order to motive). Para followers memaknai unggahan akun sebagai konten yang merepresentasikan pengalaman hidup mereka, sekaligus sebagai sumber pembelajaran dan penguatan diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa interaksi dengan konten @rahasiagadis memunculkan pengalaman komunikasi intrapersonal berupa refleksi diri dan komunikasi interpersonal berupa berbagi pengalaman dengan sesama perempuan. Temuan ini menegaskan peran media sosial sebagai ruang sosial yang membentuk pemaknaan dan relasi emosional secara digital.Referensi
Ambar. (2017). Komunikasi Intrapersonal – Pengertian – Proses. Retrieved from
Pakarkomunikasi.com: https://pakarkomunikasi.com/komunikasi-intrapersonal
Aril Halida, M. P. (2020, December 15). Berkenalan dengan Kesehatan Mental. Retrieved
from https://grhasia.jogjaprov.go.id/berita/376/berkenalan-dengan-kesehatanmental.html
Choresyo, B., Nulhaqim, S. A., & Wibowo, H. (2015). Kesadaran Masyarakat Terhadap
Penyakit Mental. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3),
–387. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.13587
Rusmayanti, M. A., Mayasari, M., & Kusumaningrum, R. (2021). Makna Keterbukaan Diri
dalam Aktivitas Kencan Daring. MEDIA BINA ILMIAH, 16(8), 7229-7238.
Sobari, M. I. (2023). MOTIF KOMUNIKASI FOLLOWERS AKUN TWITTER@
RADENRAUF DALAM MENGGUNAKAN TAGAR# LOVESTORY. JURNAL
KOMUNIKATIO, 9(1), 1-14.
Sari, D. N., & Basit, A. (2020). Media Sosial Instagram Sebagai Media Informasi Edukasi.
Persepsi: Communication Journal, 3(1), 23–36.