PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM KOMUNIKASI BUDAYA LOKAL DI KABUPATEN TOBA SAMOSIR

Penulis

  • Kariaman Sinaga Universitas Dharmawangsa Medan

DOI:

https://doi.org/10.46576/jnm.v1i1.609

Abstrak

ABSTRAK
Dalam pengembangan destinasi wisata suatu daerah sangat diperlukan
adanya implementasi kebijakan yang dapat menselaraskan antara program
pembangunan secara nasional dengan pembangunan yang dilaksanakan di
daerah.Kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah sebagai
regulator penting untuk mengikutsertakan swasta dan masyarakat agar
pengembangan destinasi pariwisata yang dilakukan dapat berjalan secara
efektif.Menghadapi persaingan global saat ini, pengembangan pariwisata berbasis
budaya lokal memiliki peluang besar karena kecenderungan negara-negara maju
untuk memenuhi kebutuhan rohani setelah terpenuhinya kebutuhan materi.Namun
dalam pengembangan destinasi pariwisata yang dilakukan harus tetap
mengedepankan nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas atau perwujudan dari
nasionalisme.Untuk keberhasilan pengembangan destinasi parwisata berbasis
budaya lokal perlu didukung oleh kebijakan publik,sumber daya manusia,
partisipasi masyarakat, dan pelestarian budaya.Dalam penerapan kebijakan publik
menuntut adanya aspek kemauan politik,aspek keadilan,dan aspek
koordinasi.Pengembangan destinasi wisata berbasis budaya lokal sejalan dengan
konsep pengembangan wilayah yang memerlukan pemahaman tentang kondisi
fisik geografis,sosial,ekonomi budaya dan komunikasi masyarakat yang berbeda
antar wilayah,sehingga penetapan kebijakan pengembangan wilayah harus
disesuaikan dengan kondisi,potensi,dan permasalahan pada suatu wilayah.
Kata Kunci:Pariwisata, Komunikasi ,Budaya Lokal

Unduhan

Diterbitkan

2020-06-15

Terbitan

Bagian

Artikel