KETERKAITAN BUDAYA DENGAN MASALAH SOSIAL DALAM BINGKAI CULTURAL STUDIES
DOI:
https://doi.org/10.46576/jnm.v6i1.3017Abstrak
ABSTRAK
Cultural Studies adalah kajian yang melintasi batas-batas disiplin, sebagaimana dilakukan Habermas dan Pierre Bourdieu. Para pendukungnya (ahlinya) banyak tertarik meneliti budaya populer, media massa serta sistem ekonomi dan sosial-budaya yang dominan. Kemudian berupaya untuk mengkritik dan mendekonstruksi dominasi, hegemoni, serta bias rasisme, negara, kelas, serta gender yang terdapat dalam masyarakat/budaya tersebut. Bennet menyatakan bahwa Cultural Studies adalah kajian yang menekankan keterkaitan budaya dengan masalah sosial dan kehidupan sehari-hari (budaya populer). Masyarakat plural tidak sama dengan masyarakat yang multikultural meskipun sama-sama berhubungan dengan budaya yang beranekaragam. Namun pada masyarakat multikultural terjadi saling pengaruh dan interaksi yang intens antar budaya. Multikulturalisme adalah masyarakat yang menerima perbedaan, persamaan, keadilan, kesederajatan, dialog, dan solidaritas. Dalam masyarakat multikultural perbedaan dilihat seperti mozaik yang semakin memperindah kehidupan satu masyarakat. Ben Agger menyatakan bahwa multikulturalisme adalah versi paling politis dari posmodernisme. Kiranya cukup jelas bahwa multikulturalisme sangat dijiwai oleh posmodernisme serta ideologi neoliberal sebagai dasar bagi perspektif multikultural (polivokal).
Kata kunci : Budaya, Masalah Sosial, Culture Studies