KOMUNIKASI EDUKASI TENAGA KESEHATAN KEPADA IBU HAMIL MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING (Studi Terhadap Puskesmas Babat Toman)

Authors

  • Yuni Anggriani Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml
  • Eraskaita Ginting Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml
  • Muslimin Ritonga Raden Fatah State Islamic University Palembang image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.46576/jnm.v9i1.8052

Keywords:

Komunikasi edukasi, tenaga kesehatan, stunting.

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan masyarakat, terutama di Kabupaten Musi Banyuasin yang mencatat angka kasus cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan menguraikan bentuk komunikasi edukasi yang diberikan tenaga kesehatan kepada ibu hamil serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pelaksanaan edukasi pencegahan stunting di Puskesmas Babat Toman. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dilakukan melalui penyebaran brosur, penyelenggaraan kelas ibu hamil, kunjungan rumah, pemberian makanan tambahan (PMT), serta kegiatan penyuluhan di posyandu yang disampaikan dengan pendekatan persuasif untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku ibu hamil. Hambatan yang diidentifikasi meliputi rendahnya pemahaman ibu hamil, pengaruh budaya, keterbatasan tenaga dan waktu, minimnya sarana pendukung, serta kurangnya alokasi pendanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi edukasi berperan penting dalam upaya pencegahan stunting, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kecukupan sumber daya, pemilihan strategi komunikasi yang tepat, serta kemampuan tenaga kesehatan menyesuaikan bentuk edukasi dengan karakteristik penerima pesan.

References

Agritubella, M., & Delvira, N. (2020). Edukasi gizi pada ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 145–154.

Faizah, N., Rahmawati, D., & Siregar, L. (2023). Peran tenaga kesehatan dalam pencegahan stunting melalui pendampingan ibu hamil. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 33–42.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pelaksanaan 1000 HPK untuk pencegahan stunting. Jakarta: Kemenkes RI.

Meri, A., & Delvira, N. (2020). Efektivitas komunikasi edukasi dalam peningkatan kesadaran ibu hamil terkait pencegahan stunting. Jurnal Bidan Indonesia, 9(1), 22–31.

Patimah, S., Lestari, W., & Hanafiah, A. (2023). Stunting dan dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 15(3), 201– 210.

Perwito Sari, D., & Mukti, A. W. (2020). Media edukasi gizi untuk meningkatkan pemahaman 1000 HPK pada ibu hamil. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 5(2), 87– 96.

Suyani, N., Rahmadani, E., & Nurjannah, S. (2021). Pengembangan model komunikasi KIME dalam pencegahan stunting pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 55–64.

Yuwanti, D., Hasanah, L., & Pratiwi, A. (2021). Pemantauan pertumbuhan balita sebagai upaya deteksi dini stunting. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 9(4), 250– 258.

Downloads

Published

2026-02-01

Issue

Section

ARTIKEL VOL. 9 NO. 1 2026