KHAZANAH DAKWAH KULTURAL ULAMA PERSIA DI ACEH

Authors

  • Fakhri Yusuf UIN Ar - Raniry Banda Aceh
  • Rasyidah Rasyidah UIN Ar - Raniry Banda Aceh
  • Siti Maisarah UIN Ar - Raniry Banda Aceh
  • Jailani Ahmad UIN Ar - Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.46576/jnm.v8i1.5950

Keywords:

Khazanah, Dakwah, Kultural, Ulama Persia.

Abstract

Penyebaran dakwah Islam ke Nusantara, khususnya ke Aceh tidak dapat dipisahkan dengan peran ulama/da'i dari Timur Tengah, termasuk dari ulama asal Persia. Penelitian ini mencoba untuk membahas secara komprehensif terhadap khazanah dakwah kultural ulama Persia di Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan sosio-historis dan heuristik. Sumber data primer dan sekunder diperoleh dari sejumlah artikel (jurnal ilmiah), buku sejarah, naskah-naskah, manuskrip, karya sastra dan sejumlah dokumen penelitian lainnya. Hasil penelitian menunjukkan ada relevansinya antara Teori Persia dengan bukti otentik, di samping realita pada budaya yang berkembang di masyarakat Aceh. Berbagai fakta dan bukti sejarah, bahwa ulama Persia telah berhasil melakukan Islamisasi melalui dakwah kultural di Aceh. Dari sejumlah warisan dakwah kultural tersebut menjadi khazanah untuk masyarakat, di antaranya: moderasi beragama, dakwah tasawuf, seni dan budaya, sistem dakwah politik, karya sastra, dan kitab jawi. Adapun metode dakwah kultural yang dikembangkan oleh ulama Persia di Aceh, dengan menggunakan metode dakwah lisan, metode dakwah bil tadwin , metode dakwah bil hal dan metode dakwah bil hikmah. Keberhasilan dakwah kultural ulama Persia, karena adanya dukungan sosial dari masyarakat dan mendapat dukungan politik dari Sultan-Sultan Kerajaan Islam Aceh Darussalam.

References

A.Teeuw dan D.K.Wyatt, Hikayat Pattani, (Bibliotheca Indy,1970).

Abubakar, M. (2017). Kitab Jawi dan kontribusinya dalam kajian Islam di Kepulauan Nusantara. ARICIS PROCEEDINGS, 1.

Almascaty, H. B. (2017). Relasi Persia dan Nusantara Pada Awal Islamisasi: Sebuah Kajian Awal Pengaruh Persia dalam Politik Aceh. Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial, 15(1), 53-68.

Amiruddin, M. H. (2017). Ulama Dayah Pengawal Masyarakat Aceh. Banda Aceh: LSAMA.

Arnold, T. W. (1913). The preaching of Islam: a history of the propagation of the Muslim faith. Constable.

Erasiah, E. (2018). Korelasi Perdagangan Dengan Islamisasi Nusantara. Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama dan Humaniora, 22(2), 29-42.

Hadziq, A., & Faiz, M. M. (2024). GLOBALISASI TAREKAT SUFI DI ASIA TENGGARA (STUDI PERAN TAREKAT DALAM PENYEBARAN ISLAM DI INDONEESIA). Qolamuna: Jurnal Studi Islam, 9(02), 84-95.

Hakim, L. (2015). Napak Tilas Warisan Sufi Persia di Nusantara. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 17(1), 17-28.

Ipaenin, S. (2018). Dakwah Kultural Dan Islamisasi Di Ternate. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 14(1), 57-73.

Irfanullah, G., & Fuad, V. (2022). Jejak Moderasi Beragama di Kesultanan Aceh di bawah Pemerintahan Sultanah Safiatuddin. Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 10(1), 983-1008.

Istanti, K. Z. (1997). Pengaruh Persia dalam Sastra Melayu Klasik. Humaniora: Jurnal Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, Nomor VI.

Istanti, K. Z. Khasanah Sastra Melayu Klasik yang Mendapat Pengaruh Persia. Humaniora, (6).

M.Hasbi Amiruddin,Ulama Dayah:Pengawal Agama Masyarakat Aceh(Banda Aceh:LSAMA,2017)

Ningsih, R. (2021). Kedatangan dan Perkembangan Islam di Indonesi. In Forum Ilmiah (Vol. 18, No. 2, pp. 212-25).

Saby, Y. (2017). Jejak Parsi di Nusantara: Interplay Antara Agama dan Budaya. Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial, 15(1), 21-30.

Yuliansyah, K. (2022). Dayah dalam perspektif hasbi amiruddin. Zulkifli Abdurrahman Usman.

Yusni Saby,2013.Jejak Persia di Nusantara:Interplay Antara Agama dan Budaya,Jurnal Media Syariah Vol.XV,No.1 Januari –Juni

Downloads

Published

2025-02-01

Issue

Section

ARTIKEL VOL. 8 NO. 1 2025