MASKULINITAS DI LUAR NORMA: VISUALISASI PERFORMATIVITAS GENDER DALAM FILM “BEBAS” KARYA RIRI RIZA
Abstract
Representasi laki-laki feminin masih berada dalam pertentangan antara penerimaan dan penolakan sosial. Feminitas pada laki-laki kerap dianggap “menyimpang” dari norma maskulinitas dominan sehingga memunculkan stigma, stereotip, dan diskriminasi. Karakter Jojo dalam film “Bebas” menjadi menarik untuk dikaji karena menampilkan ekspresi feminitas yang menonjol dalam berbagai interaksi sosial. Menggunakan teori performativitas gender dan teknik analisis mutimodalitas, artikel ini menganalisis bagaimana feminitas pada laki-laki ditampilkan dalam film serta bagaimana ekspresi tersebut ditempatkan dalam tatanan sosial yang berlaku di masyarakat. Analisis dilakukan terhadap unsur visual dan verbal pada adegan-adegan terpilih untuk mengidentifikasi praktik, makna, dan relasi sosial yang membentuk representasi gender karakter Jojo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performativitas gender Jojo direpresentasikan melalui berbagai ekspresi yang secara kultural diasosiasikan dengan feminitas dan dimaknai melalui respons, penilaian, serta pelabelan yang diterimanya dari karakter lain. Temuan juga menunjukkan bahwa feminitas Jojo tidak diposisikan sebagai sifat bawaan, melainkan sebagai hasil dari pengulangan tindakan dan pemaknaan sosial yang terus berlangsung. Film juga menampilkan berbagai regulasi sosial yang mengarahkan ekspresi gender non-konvensional agar sesuai dengan standar maskulinitas yang dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa film “Bebas” menghadirkan pandangan yang penuh ketidakpastian terhadap gender non-konvensional: ruang bagi ekspresi gender alternatif dibuka, tetapi tetap dibatasi oleh kuatnya pengaruh matriks heteroseksual dan norma maskulinitas dominan. Hasil penelitian ini memperkaya kajian representasi gender dalam film Indonesia dengan menunjukkan bagaimana penerimaan dan penolakan terhadap laki-laki feminin dinegosiasikan melalui representasi media.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Butler, Judith. (1999). Gender trouble : feminism and the subversion of identity. Routledge.
Creswell, J. W. ., & Creswell, J. David. (2018). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications, Inc.
Croucher, S. Michael., & Cronn-Mills, Daniel. (2019). Understanding communication research methods : a theoretical and practical approach. Routledge.
Husna, A., Hasan, K., Akmal, F., Chairunnisak, S., Yunanda, R., & Muhibuddin. (2025). Analisis Isi Konstruksi Media Massa Dalam Film “Alif, Lam, Mim.” Jurnal An-nasyr, 12(1).
Kakoliris, G. (2025). Judith Butler on Gender Performavity. dianoesis, 17(1), 57–74. https://doi.org/10.12681/dia.41735
Khavifah, N., Lubis, F. O., & Oxcygentr, O. (2022). Konstruksi Sosial Stereotip Laki-Laki Feminin(Studi Kasus Pada Laki-laki Feminin di Kabupaten Karawang). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(22).
Kress, Gunther., & Van Leeuwen, Theo. (2001). Multimodal discourse : the modes and media of contemporary communication. Hodder Education.
Kress, Gunther., & Van Leeuwen, Theo. (2021). Reading images : the grammar of visual design. Routledge.
Maimunah, M. (2007). Representasi Homoseksualitas dalam Film Indonesia Kontemporer. ATAVISME, 10(1), 59–73. https://doi.org/10.24257/atavisme.v10i1.231.59-73
McKee, Alan. (2003). Textual analysis : a beginner’s guide. Sage Publications.
Mjaaland, M. T. (2017). The Promise, the Gift, and Being Lost. Derrida Disillusioning Speech through Writing. Dalam Enttäuschung (hlm. 229–243). Brill | Fink. https://doi.org/10.30965/9783846756669_013
Oktaviana, O. A., & Aprilia, M. P. (2022). Maskulinitas dalam Film Indonesia (Analisis Isi Kuantitatif Maskulinitas pada Film Aksi Indonesia Produksi 2011-2021). JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 5(1).
Qurattu Aini, Z. N., & Lutfiana, F. (2025). HEGEMONI GENDER DAN ORIENTASI SEKSUAL: ANALISIS FAKTOR PEMBENTUK KARAKTER FEMININ TOKOH JUNO DALAM FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU. TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema, 22(2), 94–103. https://doi.org/10.24821/tnl.v22i2.15846
Salsabila, N. S., & Idrus, N. I. (2025). Boti: Stigma Terhadap Laki-laki Feminin di Lingkungan Kampus. Emik, 8(1), 24–43. https://doi.org/10.46918/emik.v8i1.2675
Sihanani, D., & Widhiasti, M. R. (2023). PERFOMATIVITAS GENDER DAN RESPONS PENONTON TERHADAP VIDEO DOKTER TRANSPUAN PERTAMA DI INDONESIA. EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI, 6(2), 286–303. https://doi.org/10.33822/jep.v6i2.5815
Sukmawati, N. L. A. (2024). Menggugat Stereotip Maskulinitas: Peran Ayah Tunggal dalam Film Rumah Aya (2021). Jurnal Media dan Komunikasi, 4(2), 96–110. https://doi.org/10.20473/medkom.v4i2.55735
Triyuliansyah, A., Dharta, F. Y., & Ramdhani, M. (2022). ANALISIS SEMIOTIKA KRITIK SOSIAL INDUSTRI TV NASIONAL PADA FILM PRETTY BOYS. Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian, 8(1), 763. https://doi.org/10.52434/jk.v8i1.1185
DOI: https://doi.org/10.46576/jnm.v9i2.9308
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF – 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Sekar Arum Pramudita, Formas Juitan Lase

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media Terindex pada:
Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media Berkolaborasi dengan:
Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media published by :
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS DHARMAWANGSA
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190
Surat Elektronik : network@dharmawangsa.ac.id
Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media by Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/junetmedia/index
11.jpg)








.gif)





