PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP CITY BRANDING PALEMBANG MELALUI PEMANFAATAN IKON LOKAL (Studi pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah yang berasal dari luar Sumatera Selatan)

Adi Dwi Putra, Eraskaita Ginting, M. Arif Setiawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang yang berasal dari luar Sumatera Selatan terhadap city branding Kota Palembang melalui pemanfaatan ikon lokal. Ikon seperti Jembatan Ampera, Sungai Musi, kuliner khas, dan warisan sejarah Palembang dipandang sebagai simbol penting dalam membentuk citra kota di mata mahasiswa pendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data utama. Analisis data mengacu pada teori City Branding Hexagon yang meliputi dimensi presence, place, potential, pulse, people, dan prerequisites. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap Palembang, terutama pada aspek presence dan place yang kuat melalui ikon-ikon lokal yang mudah dikenali. Namun, beberapa dimensi seperti potential dan prerequisites masih dianggap perlu ditingkatkan, khususnya terkait fasilitas dan peluang pengembangan diri bagi mahasiswa pendatang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ikon lokal berperan penting dalam membentuk persepsi mahasiswa terhadap city branding Palembang, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek pelayanan dan pengelolaan kota agar citra yang terbentuk lebih menyeluruh.


Keywords


Persepsi Mahasiswa, City Branding, Ikon Lokal, Palembang, City Branding Hexagon.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, R. (2020). Persepsi masyarakat terhadap dimensi place dalam city branding. Jurnal Tata Kota dan Wilayah, 12(1), 25–36.

Afnani, F. (2019). Infrastruktur dan kenyamanan kota dalam pembentukan citra destinasi. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 134–145.

Anggraini, D. (2022). City branding sebagai strategi pengembangan destinasi pariwisata daerah.

Jurnal Pariwisata Terapan, 6(2), 145–156.

Anholt, S. (2016). The Anholt-GfK Roper city brands index. Journal of Brand Management, 23(1), 1–17.

Ashworth, G. J., & Kavaratzis, M. (2018). The roles of branding in public administration and place management. Place Branding and Public Diplomacy, 14(1), 1–7.

Benedek, K. (2017). City branding and urban identity: Theoretical perspectives. Journal of Place Management and Development, 10(3), 232–245.

Caisar, M. A. (2020). Prerequisite sebagai faktor pendukung keberhasilan city branding. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 66–78.

Cakranegara, P. A. (2021). Palembang sebagai pusat perkembangan sosial dan budaya Sumatera Selatan. Jurnal Sejarah dan Budaya, 15(1), 45–58.

Charismana, R. (2022). Metode penelitian kualitatif deskriptif dalam kajian ilmu sosial. Jurnal Metodologi Penelitian, 4(2), 101–110.

Fathinnah, N. (2022). Pulse sebagai daya tarik kota dalam strategi city branding. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 4(2), 88–99.

Fauzia, N. (2021). Mahasiswa perantau dan proses adaptasi sosial budaya. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 160–172.

Harahap, M. A. (2022). Peran masyarakat dalam pembentukan citra kota melalui city branding.

Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 55–67.

Hediati, E., & Nawangsari, E. R. (2020). Fenomena mahasiswa perantau dan proses adaptasi sosial.

Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(1), 1–10.

Hediati, S., & Nawangsari, N. A. F. (2020). Motivasi merantau mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 7(1), 1–10.

Kavaratzis, M. (2017). The participatory place branding process for tourism: Linking visitors and residents through the city brand. Journal of Destination Marketing & Management, 6(3), 243–252.

Kavaratzis, M., & Hatch, M. J. (2018). The dynamics of place brands: An identity-based approach to place branding theory. Marketing Theory, 18(1), 1–22.

Khumairani, R. (2023). Otonomi daerah dan pengelolaan potensi budaya lokal. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(2), 110–123.

Lesilolo, H., & Marta, R. F. (2020). Potential sebagai indikator identitas kota dalam city branding.

Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(2), 173–184.

Ramdani, R. (2018). Aktivitas budaya sebagai penguat identitas kota dalam city branding. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 3(2), 89–101.

Rusadi, U., & Wedayanti, P. (2019). Peran masyarakat dalam pembentukan citra kota melalui city branding. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(2), 203–214.

Sadono, T. (2023). Kuliner tradisional sebagai simbol identitas budaya lokal. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2), 115–125.

Safii, M., & Amrina, R. (2020). Analisis city branding berdasarkan hexagon Anholt dalam pengembangan citra kota. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(1), 55–67.

Saputra, R. (2025). Promosi budaya lokal melalui media sosial dalam penguatan city branding.

Jurnal Komunikasi dan Media, 9(1), 1–12.

Saputra, R. (2025). Strategi komunikasi budaya dalam penguatan city branding Palembang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(1), 1–15.

Sari, D. P. (2020). Potensi ekonomi kreatif berbasis ikon lokal dalam pengembangan kota. Jurnal Pembangunan Wilayah, 6(1), 23–35.

Sedyawati, E. (2017). Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah. Jakarta: Rajawali Pers.

Sedyawati, E. (2017). Kebudayaan di Nusantara: Dari tradisi ke industri budaya. Jakarta: Komunitas Bambu.

Slameto. (2017). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sucitra, A. (2024). Dimensi presence dalam pembentukan citra kota di tingkat global. Jurnal Komunikasi Global, 5(1), 1–12.

Supriadi, A. (2023). Pemanfaatan ikon lokal sebagai identitas budaya dan ekonomi kreatif. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(1), 45–56.

Supriadi, R. (2023). Pempek sebagai identitas budaya Palembang dalam pengembangan pariwisata kuliner. Jurnal Pariwisata Nusantara, 6(1), 1–9.

Utama, I. G. B. R. (2021). Estetika ruang kota dan persepsi masyarakat terhadap destinasi wisata.

Jurnal Tata Kota dan Lingkungan, 13(1), 41–52.

Vianti, R. D. (2021). City branding sebagai strategi pengembangan pariwisata daerah. Jurnal Administrasi Publik, 11(2), 98–109.

Wiradharma, A. (2023). City branding sebagai strategi komunikasi pembangunan daerah. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(2), 185–198.

Yuliani, S. (2020). Reputasi kota dan pembentukan memori publik dalam city branding. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(2), 157–168.




DOI: https://doi.org/10.46576/jnm.v9i2.8319

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF – 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Adi Dwi Putra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media Terindex pada:

   

Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media Berkolaborasi dengan:

 

 Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media  published by :

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Surat Elektronik : network@dharmawangsa.ac.id

 

 Creative Commons License

 Jurnal Ilmu Komunikasi Network Media by Universitas Dharmawangsa is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/junetmedia/index