ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PAKAN TERNAK PADA PT.MABAR FEED INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.46576/jbc.v8i1.3601Abstrak
ABSTRAK
Kenaikan biaya produksi pakan ternak naik, seperti bekatul, hijuan, sorgum, tepung ikan yang masih mengandalkan pasokan impor karena jenis tepung ikan yang berasal dari dalam negeri dinilai kurang kompetitif dibandingkan impor. Harga bahan baku pakan ternak lain yang naik yaitu jagung, kurangnya pasokan jagung dari petani dikarenakan stok jagung yang harus sesuai dengan standard yang diminta pabrik. Identifikasi masalah penelitian ini adalah strategi pemasaran belum tepat dalam meningkatkan volume penjualan perusahaan, terjadinya penurunan volume penjualan dalam beberapa tahun terakhir, terjadinya kenaikan biaya bahan baku pada pakan ternak. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan PT. Mabar FEED Indonesia belum tepat sehingga terjadinya penurunan volume penjualan perusahaan yaitu persepsi harga mahal untuk produk perusahaan dibandingkan kompetitor dan terbatasnya pilihan produk bagi konsumen. Di dalam hasil analisis SWOT diketahui bahwa hasil dari masing-masing nilai IFAS yaitu sebesar 2,7 dan EFAS sebesar 2. Nilai skor pada faktor kekuatan (strengths) sebesar 1,85; faktor kelemahan (weakness) sebesar 0,85; faktor peluang (opportunities) sebesar 1,25 dan faktor ancaman (threats) sebesar 0,75. Berdasarkan peta diagram SWOT berada pada posisi agresif yaitu kekuatan dan peluang lebih dominan dibanding dengan kelemahan dan ancaman, sehingga formulasi strategi pemasaran perlu disesuaikan dengan posisi tersebut. Adapun strategi yang dilakukan perusahaan yaitu memaksimalkan kekuatan dan peluang perusahaan, mempertahankan produk pakan yang bermutu serta memanfaatkan pelanggan baru guna meningkatkan volume penjualan, menggunakan kekuatan quality control dan memaksimalkan peluang diversifikasi produk.
Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Volume Penjualan