PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RETRIBUSI BERBASIS WEB UNTUK OPTIMALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH KOTA JAMBI
DOI:
https://doi.org/10.46576/djtechno.v6i3.7864Abstrak
This research aims to design a web-based retribution information system to optimize financial management at the Regional Civil Service and Human Resources Development Agency (BKPSDMD) of Jambi City. The current manual management of retribution often leads to problems such as data inaccuracy, reporting delays, and difficulties in monitoring. Therefore, an integrated and computerized information system is needed to improve the efficiency and transparency of retribution management. The system design methods used in this study include needs analysis, database design, user interface design, and system architecture design. The result of this research is a web-based retribution information system design that is expected to assist BKPSDMD Jambi City in optimizing financial management, improving accountability, and providing better services to the community.
Referensi
REFERENCES
A. Rahman and T. Suryadi, “Analisis Pengelolaan Retribusi Daerah sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, vol. 9, no. 2, pp. 123–134, 2021.
D. Nugroho, R. Hartono, and M. F. Hidayat, “Penerapan E-Government dalam Meningkatkan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah,” Jurnal Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, vol. 5, no. 1, pp. 45–54, 2020.
S. Lestari and Y. Firmansyah, “Analisis Kinerja Sistem Manual Pengelolaan Retribusi Daerah,” Jurnal Administrasi Publik, vol. 7, no. 3, pp. 78–87, 2022.
F. Santoso and R. Nuraini, “Implementasi Sistem Informasi Berbasis Web untuk Efisiensi Administrasi Keuangan Daerah,” Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer (JTIK), vol. 8, no. 4, pp. 233–240, 2021.
H. Pratama and W. S. Dewi, “Rancang Bangun Aplikasi Pengelolaan Retribusi Daerah Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel,” Jurnal Sistem Informasi dan Komputerisasi Akuntansi (JUSIKA), vol. 11, no. 2, pp. 89–98, 2023.
I. Y. Sari, M. R. Manalu and B. Laia, “Design of Administrative Service Information System with Waterfall Method at Balohili Gomo Village Office Based on Web,” J. Komputer Indonesia (Ju-Komi), vol. 1, no. 02, pp. 34–41, Apr. 2023. Jurnal Sean Institute
F. Daeng Bani and B. P. Sutjiatmo, “Design e-Consulting System Using the Waterfall Model,” Jurnal Teknologi dan Manajemen, vol. 22, no. 1, pp. 7–14, 2024. Jurnal STMI+1
E. D. Wahyuni, F. N. Ramadha and D. D. Vannes, “SDLC Big Bang dan Waterfall: Perbandingan Pendekatan dalam Pengembangan Perangkat Lunak,” Nuansa Informatika, vol. 18, no. 2, pp. 41–45, Jul. 2024.
Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Pearson Education, 2016.
R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 9th ed. McGraw-Hill Education, 2020.
E. Kusnadi and A. Prasetyo, “Penerapan Model Waterfall dalam Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Publik,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), vol. 10, no. 2, pp. 245–256, 2023.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
- Hak Cipta atas naskah-naskah karya ilmiah di dalam Jurnal ini dipegang oleh Penulis.
- Penulis menyerahkan hak saat pertama kali mempublikasi Naskah karya ilmiahnya dan secara bersamaan Penulis memberikan izin/lisensi dengan mengacu pada Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License kepada pihak lain untuk menyebarkan karya ilmiahnya tersebut dengan tetap mencantumkan penghargaan bagi penulis dan Djtechno sebagai media Publikasi pertama atas karya tersebut.
- Hal-hal yang berkaitan dengan non-eksklusivitas pendistribusian Jurnal yang menerbitkan karya ilmiah penulis dapat diperjanjikan secara terpisah (contoh: permintaan untuk menempatkan karya yang dimaksud pada perpustakaan suatu institusi atau menerbitkannya sebagai buku) dengan Penulis sebagai salah satu pihak perjanjian dan dengan penghargaan pada Djtechno sebagai media publikasi pertama atas karya dimaksud.
- Penulis dapat dan diharapkan untuk mengumumkan karyanya secara online (misalnya pada Repositori atau pada laman Organisai/Institusinya) sejak sebelum dan selama proses pengumpulan naskah, sebab upaya tersebut dapat meningkatkan pertukaran citasi lebih awal dan dengan cakupan yang lebih luas.