SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH SUMATERA UTARA BERBASIS WEBSITE
DOI:
https://doi.org/10.46576/djtechno.v5i1.4425Abstrak
Berdasarkan website, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Badan Keuangan dan Aset Daerah Sumut telah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, dokumentasi, wawancara, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan merupakan bagian dari proses analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Badan Keuangan dan Aset Daerah Sumatera Utara (BKAD Sumut) telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam penatausahaan dan pengelolaan keuangan daerah dengan diperkenalkannya Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) berbasis website. Komponen utama layanan keuangan daerah, data pelanggan, pelayanan, dan pengaduan dapat diakses secara lebih efektif dan sistematis dengan penggunaan SIMDA. Kapasitas Menyertakan pengguna dan administrator dalam fitur seperti jenis, kategori, dan manajemen pengguna memberi Anda lebih banyak fleksibilitas dan kontrol atas sistem. Selain itu, dasbor yang memberikan gambaran visual laporan manajemen dan kinerja membantu mempercepat dan menyederhanakan pengambilan keputusan. Sejak diluncurkan, SIMDA berbasis situs web BKAD Sumatera Utara telah meningkatkan efisiensi operasional, mendukung transparansi, memberikan landasan yang kuat bagi pengambilan keputusan berdasarkan data, dan meningkatkan standar layanan keuangan daerah secara keseluruhan. Melalui penerapan teknologi web, SIMDA memfasilitasi aksesibilitas yang lebih besar, meningkatkan keterlibatan, dan mempercepat reaksi terhadap dinamika keuangan daerah yang terus berubah.
Referensi
Alfani, D., & Nasution, J. (2022). Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Utara. 6.
Ardianto, R. (2019). PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH, DAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Studi Empiris Pada SKPD Wilayah Kabupaten Tangerang).
Arif, R. N., & Firmansyah, A. (2024). IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH RI (SIPD RI) DALAM PROSES AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR. 3.
Asmawati, N., Suparman, S., & Gunawan, H. (2024). Analisis Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah pada Perangkat Daerah di Kabupaten Sumbawa Barat. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1308–1314. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3376
Fahri, Z., & Nasution, J. (2021). Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Di Bagian Umum Kantor Walikota Medan. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, 9(2). https://doi.org/10.21067/jrma.v9i2.6080
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
- Hak Cipta atas naskah-naskah karya ilmiah di dalam Jurnal ini dipegang oleh Penulis.
- Penulis menyerahkan hak saat pertama kali mempublikasi Naskah karya ilmiahnya dan secara bersamaan Penulis memberikan izin/lisensi dengan mengacu pada Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License kepada pihak lain untuk menyebarkan karya ilmiahnya tersebut dengan tetap mencantumkan penghargaan bagi penulis dan Djtechno sebagai media Publikasi pertama atas karya tersebut.
- Hal-hal yang berkaitan dengan non-eksklusivitas pendistribusian Jurnal yang menerbitkan karya ilmiah penulis dapat diperjanjikan secara terpisah (contoh: permintaan untuk menempatkan karya yang dimaksud pada perpustakaan suatu institusi atau menerbitkannya sebagai buku) dengan Penulis sebagai salah satu pihak perjanjian dan dengan penghargaan pada Djtechno sebagai media publikasi pertama atas karya dimaksud.
- Penulis dapat dan diharapkan untuk mengumumkan karyanya secara online (misalnya pada Repositori atau pada laman Organisai/Institusinya) sejak sebelum dan selama proses pengumpulan naskah, sebab upaya tersebut dapat meningkatkan pertukaran citasi lebih awal dan dengan cakupan yang lebih luas.