STUDI ETNOPEDAGOGI TENTANG PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA MASYARAKAT BATAK DI MEDAN DENAI BERBASIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL

Asrindah Nst, Buyung Solihin Hasugian

Abstract


Pendidikan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas budaya anak. Pada masyarakat Batak di Sumatera Utara, pendidikan anak tidak hanya berfungsi sebagai proses pengasuhan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, perkembangan teknologi, modernisasi, dan perubahan pola kehidupan keluarga telah menghadirkan berbagai tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal sebagai dasar pendidikan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Batak, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang diajarkan kepada anak, serta menganalisis proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dalam perspektif etnopedagogi. Informan penelitian terdiri atas orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan anak-anak dalam keluarga Batak yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Batak dilaksanakan melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, penggunaan bahasa daerah, serta keterlibatan anak dalam kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat. Nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi dasar pendidikan anak meliputi Dalihan Na Tolu, hamoraon, hagabeon, hasangapon, dan marsiadapari. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui interaksi sehari-hari dalam keluarga dan berkontribusi dalam membentuk karakter anak, seperti sikap hormat, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, solidaritas sosial, dan integritas. Penelitian ini juga menemukan bahwa keluarga berperan sebagai agen utama pewarisan budaya yang menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya Batak di tengah arus modernisasi. Temuan penelitian menghasilkan model etnopedagogi keluarga Batak berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan keteladanan, pembiasaan, komunikasi keluarga, keterlibatan dalam adat, dan sistem kekerabatan dalam proses pendidikan anak.


Keywords


etnopedagogi, pendidikan anak, keluarga Batak, kearifan lokal, pendidikan berbasis budaya, karakter anak.

Full Text:

PDF

References


Bronfenbrenner, Urie. (2019). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.

Hurlock, Elizabeth B.. (2021). Child Development (Updated Edition). McGraw-Hill Education.

Lestari, Sri. (2020). Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga. Kencana.

Nainggolan, Togar. (2022). Hagabeon Value and Family Education in Batak Society. Jurnal Pendidikan Sosial, 14(2), 112–125.

Rahmawati, Endah Nur., et al. (2024). Multicultural Education Based on Local Wisdom for Character Building. Journal of Civic Education, 21(2), 145–160.

Sakti, S. A.., et al. (2024). Revitalizing Local Wisdom within Character Education through Ethnopedagogy Approach. Heliyon, 10(5), 1–12.

Sadri, N. W.. (2025). Local Wisdom-Based Education in Indonesian Schools: Challenges and Opportunities. Educational Studies Journal, 8(1), 33–47.

Sihombing, Mangapul. (2021). Hamoraon as a Cultural Foundation in Batak Family Education. Jurnal Antropologi Indonesia, 42(1), 65–79.

Simanjuntak, Bungaran. (2019). Dalihan Na Tolu as Social Capital in Batak Society. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 21(3), 201–215.

Sinaga, Richard. (2020). Hasangapon and Character Development among Batak Families. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 88–102.

Sugara, Ugi. (2022). Etnopedagogi: Gagasan dan Peluang Penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 45–58.

Sugiarto, Eko. (2025). How is Ethnopedagogy-Based Education Implemented? Cogent Education, 12(1), 1–16.

Vygotsky, Lev S.. (2018). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Wahyudi, Imam. (2025). Integrating Local Wisdom in Elementary School to Strengthen Character Education. Jurnal Pendidikan Multikultural, 9(1), 21–35

Hidayatuladkia, S. T., Kanzunnudin, M., & Ardianti, S. D. (2021). Peran Orang Tua dalam Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak Usia 11 Tahun. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 5(3), 363–372. https://doi.org/10.23887/jppp.v5i3.38996.

Hudaya, A. (2018). Pengaruh gadget terhadap sikap disiplin dan minat belajar peserta didik. Research and Development Journal of Education, 4(2). https://doi.org/10.30998/rdje.v4i2.3380.

Jarmi, A., & Rahayuningsih, S. I. (2017). Hubungan penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 2(3).

Kusumawati, E., Fathurrahman, T., & Tizar, E. S. (2020). Hubungan antara Kebiasaan Makan Fast Food, Durasi Penggunaan Gadget dan Riwayat Keluarga dengan Obesitas pada Anak Usia Sekolah (Studi di SDN 84 Kendari). Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan, 6.

Mais, A. (2016). Media pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK): Buku referensi untuk guru, mahasiswa dan umum.




DOI: https://doi.org/10.46576/dl.v3i1.9094

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF – 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Asrindah Nst, Buyung Solihin Hasugian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Dialect Terindeks pada:

 

Jurnal Dialect Diterbitkan oleh:
UPT. Bahasa 

UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan
Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783  Fax. 061 6615190
Email   : uptbahasa@dharmawangsa.ac.id


 Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.