EKSPLORASI FUNGSI PERTUNJUKAN KESENIAN JARANAN SEBAGAI WARISAN BUDAYA MASYARAKAT DUSUN NGANDENG
DOI:
https://doi.org/10.46576/dl.v1i2.4632Kata Kunci:
Kesenian Jaranan, Fungsi, Warisan BudayaAbstrak
Salah satu pertunjukan seni tradisional, Kesenian Jaranan, berkembang pesat dan telah mewarnai dunia seni di Kabupaten Malang, khususnya di Dusun Ngandeng Desa Dawuhan, di mana mayoritas penduduknya beragama Islam. Kesenian Jaranan ini masih dilakukan dan dilestarikan di beberapa wilayah Jawa Timur. Fungsi kesenian Jaranan harus dilestarikan sebagai warisan budaya. Kesenian Jaranan di Dusun Ngandeng Desa Dawuhan Kabupaten Malang berfungsi sebagai ritual, hiburan dan ekspresi pribadi, serta pelestarian budaya. Dalam pertunjukan kesenian Jaranan, ada berbagai macam "Jaran" yang terbuat dari bambu, kayu, atau kulit. Ada dua jenis pertunjukan kesenian Jaranan. Yang pertama adalah tari Jaranan. Yang kedua adalah pertunjukan yang dilakukan secara keseluruhan dengan tari Jaranan sebagai pertunjukan utama dan didahului dengan pertunjukan lain sebagai pembuka.Referensi
Andi. (2023). Ini Upaya New Satrio Putro Manggolo. Jakarta. PT Grafindo.
Karmadi, A.D. (2017). Budaya Lokal Sebagai Warisan Budaya dan Upaya Pelestariannya. Jakarta. Pustaka Medika
Jatimtimes. (2018). Seni Tari Jaranan Kediri Jadi Daya Tarik Tersendiri Bagi Pariwisata Jawa Timur. Diakses pada 29 Januari 2024
Muallifa, R.N. (2023). Mengenal Kesenian Jaran Kepang Malang, Hanya di Pentaskan pada Malam Jum’at Legi. Diakses pada 29 Januari 2024.
Unduhan
Diterbitkan
2024-07-06
Terbitan
Bagian
Artikel Vol. 1 No. 2 2024