Kajian Literatur Evaluasi dan Sertikasi Kompetensi Lulusan Vokasi Bidang IT Indonesia Berbasis Sistem Pendukung Keputusan
DOI:
https://doi.org/10.46576/device.v1i1.696Abstrak
Pada era revolusi industri 4.0 manusia dituntut mampu menjawab tantangan zaman dengan kesiapan kompetensi kerja. Hal ini sejalan dengan arah pendidikan vokasi dimana lulusan dipersiapkan untuk mampu memenuhi permintaan dunia industri. Sehingga dibutuhkan evaluasi secara sistematis terhadap lulusan vokasi dalam hal ini difokuskan kepada lulusan dengan kompetensi bidang IT agar mereka sepenuhnya siap untuk terjun ke dunia kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji literatur secara mendalam apakah evaluasi kompetensi lulusan vokasi bidang IT mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap lulusan vokasi bidang IT untuk memenuhi standar kompetensi kerja industri. Evaluasi difokuskan pada beberapa metode pada bidang ilmu sistem pendukung keputusan. Untuk mengukur dan menganalisa kompetensi yang mereka miliki terhadap standar kebutuhan kompetensi kerja industri yang bergerak pada bidang IT.
Kata Kunci : Evaluasi, Lulusan Vokasi Bidang IT, Sistem Pendukung Keputusan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap milik penulis naskah).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY), yang berarti Jurnal Device berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.
114.jpg)

