PERAN GURU DALAM KEAGAMAAN SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH BABUL ULUM PAJAK RAMBE MEDAN LABUHAN
DOI:
https://doi.org/10.46576/almufida.v4i2.702Kata Kunci:
Peran Guru dan Keagamaan SiswaAbstrak
Hasil penelitian Sikap Keberagamaan siswa di MTs Babul Ulum Pajak Rambe Kecamatan Medan Labuhan, Sikap Keberagamaan siswa mencakup (1)segi ibadahnya, (2)etisnya, (3)tuturkatanya yang santun, (4)hubungan baiknya dengan Allah, (5)hubungan baiknya dengan sesama, (6)Religius, (7)jujur, disiplin, (8)selalu membawa juz amma, (9)melaksanakan shalat wajib dan sunnah, (10)membaca dan menghafal al-qur’an lebih taat kepada allah (11)dan juga timbulnya pada diri siswa perasaan menyesal setelah tidak mau mengikuti praktik keagamaan. Peran Guru Dalam Meningkatkan Sikap keberagamaan Siswa di MTs Babul Ulum Kecamatan Medan Labuhan, (1) mencerdaskan anak, (2) mendidik anak untuk bisa menjadi orang yang berguna nantinya bagi nusa bangsa dan agama, (3) membimbing, (4) mengayomi, (5) memberikan teladan juga kepada siswa nya, (6) mengajak anak anak untuk sholat duha setiap pagi setidaknya itu mengajarkan mereka untuk sebelum belajar kita awali dengan duha agar dapat menjadi enegri positif, (7) membaca surah surah alquran baik ketika berbaris atau sebelum memulai pelajaran ketika didalam kelas. (8) tekun dalam agamanya, (9) taat beribadah baik hubungannya dengan tuhan, baik pula hubungannya dengan manusia, (10) menanamkan sikap ketuhanannya, (11) ketauhidannya, (12) syariat islamnya, (13) Memberikan simulasi untuk mengetahui tingkat keagamaan yang dimiliki oleh para siswa atau siswi. (14) menanamkan dan menyebarluaskan nilai-nilai keagamaan dalam diri siswa. Faktor-Faktor Pendukung Yang Dapat Membantu Guru Dalam Meningkatkan Sikap Keberagamaan Siswa di MTs Babul Ulum, terdapat dua faktor ialah (1)faktor dari luar, (a)Latar belakang keluarga, Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam Meningkatkan sikap keberagamaan siswa di MTs Babul Ulum. (1) Pola pikir yang cendrung dibawah Rata-rata, Tingkat anak berbeda beda ada tingkat IQ yang tinggi dan IQ rendah kalau tingkat anak yang rendah semua harus lebih diperhatikan. (2) kurangnya pengajaran agama dari keluarga yang diberikan kepada siswa dalam membina, (3) kurangnya metode pengajaran yang diterima oleh siswa jadi sulit untuk merubah akhlak siswa tersebut karena kurangnya didikan dari orang tua.Referensi
Abdurrahman, M, (2001), Peran Guru. Jakarta: Erlangga.
Abu, Ahmadi, (2001), Definisi Peran Guru. Jakarta: Bumi Aksara.
Bahri, Syaiful, (2002), Peran Guru, Jakarta: Penerbit Bineka Cipta.
Chotimah, Husnul, (2008), Definisi Guru. Jakarta: Erlangga.
Hamalik, Oemar, (2002), Sikap dan Sifat Guru Yang Baik. Jakarta: Universitas.
Mulyasa, (2003), Definisi Guru. Jakarta: Erlangga.
Putra, Udin. S winata, (2002), Strategi Pembentukkan Keagamaan siswa, Jakarta: Universitas Terbuka.
Setiawan, Cony, (2000), Keagamaan Siswa dan Siswi. Jakarta:Grasindo.
Soekanto, Soerjono, (1987), Peran Guru. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suhendri, (2018), Evaluasi Pendidikan Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam, Almufida Vol III No. 01 Januari-Juni.
Suryana, (2018), Pertumbuhan dan Perkembangan Madrasah di Indonesia, Almufida Vol III No. 01 Januari-Juni.
Tumiran, (2018), Pengelolaan Murid Unggul Berbasis Manajemen, Almufida Vol III No. 01 Januari-Juni.
Uno, Hamzah B, (2006), Aspek Pembelajaran Keagamaan siswa, Jakarta;PT Bumi Aksara.
Usman, Moh. Uzer, (2000), Kedudukan dan Peran Guru. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Zaini, Hisyam, (2006), Strategi Peran Guru. Bandung: UPI Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
112.jpg)





