PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorhiza Roxb) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio)
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v3i1.3261Kata Kunci:
Ektrak Temulawak, Pertumbuhan Ikan Mas, Kelangsungan HidupAbstrak
Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa penelitian dilakukan dari tanggal 24 Februari 2023 sampai 29 Maret 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan ekstrak temulawak (Curcuma xanthorhiza Robx) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mas (Cyprinus carpio). Dari hasil ANAVA menunujukan bahwa pengaruh penambahan ekstrak temulawak pada pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan benih ikan mas berbeda nyata. Pertumbuhan terbaik dari setiap perlakuan adalah perlakuan A (ekstrak temulawak 6 gr/kg pakan) dengan pertumbuhan berat mutlak 0,7 gram, pertumbuhan panjang mutlak 1,7 cm. Perlakuan B (ekstrak temulawak 7 gr/kg pakan) pertumbuhan berat mutlak 0,6 gram, pertumbuhan panjang mutlak 1,6 cm. Perlakuan C (ekstrak temulawak 8 gr/kg pakan) pertumbuhan berat mutlak 0,5 gram, pertumbuhan panjang mutlak 1,4 cm. Kelulusan hidup sebesar 100% di perlakuan A (ekstrak temulawak 6 gr/kg pakan), perlakuan B (ekstrak temulawak 7 gr/kg pakan), dan perlakuan C (ekstrak temulawak 8 gr/kg pakan) 92,5%. Kualitas air yang tergolong baik pada benih ikan mas pengukuran suhu rata-rata 260C – 280C. Kisaran pH antara 6,5-8,5.Referensi
Agustin P, K, A., Sri Hastuti, Alfabetian H, C,. 2017. Pengaruh Ekstrak Temulawak Pada Pakan Sebagai Imunostimulan Pada Ikan Tawes (Puntius javanicus) Dengan Uji Tantang Bakteri. Volume 6, Nomor 3, Halaman 10-19.
Milki Sidik, Suriansyah, M. Rozik. 2020. Efektivitas Pemberian Tamulawak (Curcuma xanthorriza Robx) Terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Berat Relatif Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangkaraya. Vol 9. No. 2.
Novita W.S., Iesje L., Nety A. 2012. Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) Terhadap Kelulusanhidupan Ikan Mas (Cyprinus carpio L) Setelah Diinfeksi Aeromonas hydrophila. Falkutas Perikanan dan Kelautan. Universitas Riau.
Nur Qadri. 2015. Subtitusi Tepung Temulawak (Curcuma xanthorhiza sp) Pada Pakan Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Universitas Muhammadiyah Makasar. [sripsi].
Sari, N.W., I. Lukistyowati dan N. Aryani. 2012. Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) terhadap Kelulushidupan Ikan Mas (Cyprinus carpio L) setelah Diinfeksi Aeromonas hydrophila. J. Perikanan dan Kelautan. 17(2): 43-59.
Sari, N.W. 2014. Diferensiasi Leukosit Ikan Baung (Mystus nemurus) yang Diberi Pakan Mengandung Larutan Temulawak (Crcuma xanthorrhiza). Jurnal. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Pekanbaru.
Sartika E, Siswoyo B.H, dan Syafitri E. 2021. Pengaruh pakan alami yang berbeda terhdap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan mas koi (Cyprinus rubrofuscus). Jurnal Aquaculture Indonesia. Vol : 28-37.
Siagian, J.R.U., I. Lukistyowati dan M. Riauwaty. 2014. Differentiation of Leukocytes Cat Fish (Mystus nemurus) Fed Solutions Containing Curcuma (Curcuma xanthorrhiza). Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Riau.
Wihardy Y, Yusanti IA, Haris RBK. 2014. Feminisasi pada ikan mas (Cyptinus carpio) dengan perendaman ekstrak daun tangkai buah Terung Cepoka (Solanum torvum) pada lama waktu perendaman berbeda. Jurnal ilmu- ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan, Universtas PGRI Palembang. Vol 9 No. 1: 23-28.
Winarto, W.P. 2007. Tanaman Obat Indonesia Untuk Pengobat Herbal Jilid 2. Karyasari Herba Media. Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).