EFEKTIVITAS WAKTU PEMELIHARAAN MENGGUNAKAN PROBIOTIK EM4 (Effective Microorganisme-4) TERHADAP POPULASI DAPHNIA MAGNA
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v2i2.2075Kata Kunci:
Daphnia Magna, Probiotik EM4 (Effective Microorganisme-4), Pakan AlamiAbstrak
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas waktu dan berapa lama waktu peningkatan pemeliharaan menggunakan probiotik EM4 (Effective Microorganisme-4) dengan dosis 1 ml untuk semua perlakuan, Laju pertumbuhan populasi tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan waktu panen selama 5 hari mendapat hasil tertinggi rata – rata 87 ekor. Hal ini dikarenakan oleh adanya peningkatan populasi yang optimal. Sedangkan untuk perlakuan B dengan waktu panen selama 7 hari mendapat hasil rata – rata 23 ekor, perlakuan C dengan waktu panen selama 9 hari mendapat hasil rata – rata 13 ekor dan perlakuan D dengan waktu panen selama 12 hari mendapat hasil rata – rata 7 ekor, Hasil analisi variansi menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata pada perlakuan 5 hari, 7 hari, 9 hari dan 12 hari. Terlihat bahwa rata-rata tidak sama antar perlakuan, atau angka antar perlakuan jauh berbeda. Sedangkan dari hasil pengecekan parameter air diperoleh, suhu 27 – 310C, pH 8– 8,8
Referensi
Darmanto, Satyani Darti, Putra Adhisa, Chumaidi dan D, Rochjat Mei. 2000. Budidaya Pakan Alami Untuk Benih Ikan Air Tawar. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Instalasi Penelitian dan Pengkajian. Teknologi Pertanian Jakarta.
Delbare, D. And P. Dhert. 1996. Cladocerans, Nematodes and Trochophora Larves. FAO Fisheries Technical Paper. FAO.
Djalil M, Yuniarti K dan Mulis 2018, Peningkatan Populasi Daphnia Magna Menggunakan Probiotik EM4 (Efective Microorganisme-4) Di Balai Benih Ikan (BBI) Andalas Kota Gorontalo, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo 6 Hal
Feldlite, M. and Milstein, A. 1999.Effect of density on survival and growth of cyprinidfish fry. Aquaculture International, 76: 399 – 411.
Khairuman dan K. Amri. 2002.membuat pakan ikan konsumsi. Agromedia pusat jakarta.
Mokoginta I. 2003. Bidang budidaya ikan program keahlian budidaya ikan air tawar budidaya pakan alami ikan air tawar modul : budidaya Daphnia. Departemen Pendidikan Nasional
Mokoginta, I. 2003. Modul Budidaya Daphnia sp.. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta. 44 hal.
Mokoginta dan Pelawi. 2003. Optimasi suhu, pH, serta jumlah dan jenis pakan pada kultur yang Berbeda Terhadap Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Ikan Nila, Oreochromis niloticus. Jurnal Aquakultur Indonesia 2(1) : 7-11
Pangkey H. 2009. Daphnia Sp.And Utilization.Jurnal Perikanan dan Kelautan. 5(3): 33-36.
Pennak, R.W. 1989. Freshwater invertebrates of United States. The Ronald Press company, New York. 580 pp.
Priyambodo, K. dan T. Wahyuningsih. 2001. Budidaya Pakan Alami untuk Ikan. Penebar Swadaya, Jakarta
Surung, M.Y., 2008. Pengaruh Dosis EM4 ( Effective Microorganisms-4) dalam Air Minum terhadap Berat Badan Ayam Buras. Jurnal Agrisistem. Vol 4 : 2.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).



