PENGARUH CAMPURAN TEPUNG KEPALA UDANG PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus)
DOI:
https://doi.org/10.46576/jai.v1i1.1436Kata Kunci:
Kelangsungan Hidup, Kualitas Air, Lele Sangkuriang, PertumbuhanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran tepung kepala udang pada pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Penelitian ini dilaksanakan di P2MKP (Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan) Dian Aquatik Indonesia Kelurahan Baru Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen acak lengkap dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil analisis variansi memperlihatkan bahwa perlakuan pemberian tepung kepala udang berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan benih ikan lele dan tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan lele. Hasil penelitian selama 28 hari menunjukkan bahwa pertambahan panjang dan berat tertinggi terdapat pada perlakuan P4 memberikan pengaruh yang signifikan dengan rata-rata pertambahan panjang 3,13 cm dan berat sebesar 8,6 gram. Tingkat kelulusan hidup ikan yang paling tinggi terdapat pada perlakuan P1 yaitu sebesar 88,8%. Nilai rasio konversi pakan yang terendah adalah pada perlakuan P4 yaitu sebesar 0,4 dan parameter kualitas air yang diukur pada saat penelitian adalah suhu dan pH, dengan kisaran suhu 25-30 ºC dan pH 8.Referensi
Afifi, I. M. (2014). PEMANFAATAN BIOFLOK PADA BUDIDAYA IKAN LELE DUMBO (Clarias sp.) DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE (SR). Universitas Airlangga.
Agustono, A. (2019). Pengukuran Kecernaan Protein Kasar, Serat Kasar, Lemak Kasar, Dan Energi Pada Pakan Komersial Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Dengan Menggunakan Teknik Pembedahan [Digestibility Value Of Crude Fiber And Nitrogen Free Extract (Nfe) For Different C. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 6(1), 71. https://doi.org/10.20473/jipk.v6i1.11384
Agustono, Hadi, M., & Cahyoko, Y. (2009). PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH UDANG YANG DIFERMENTASI DALAM RANSUM PAKAN BUATAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN, RASIO KONVERSI PAKAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus). Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 1(2), 157–162.
Ahmadi, H., Iskandar, & Kurniawati, N. (2012). PEMBERIAN PROBIOTIK DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) PADA PENDEDERAN II. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 3(4), 99–107.
Cahyono, B. (2001). BUDI DAYA IKAN DI PERAIRAN UMUM. Kanisius.
Effendie, M. . (1997). Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama.
Faridah, A. N., Yulfiperius, Y., & Andriyeni, A. (2018). PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KEONG MAS DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN SIDAT (Anguilla bicolor). Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi Dan Budidaya Perairan, 16(2), 109. https://doi.org/10.32663/ja.v16i2.484
Hadadi, A., Herry, Setyorini, Surahman, A., & Ridwan, E. (2007). Pemanfaatan limbah sawit untuk bahan pakan ikan. Jurnal Budidaya Air Tawar, 4(1), 11–18.
Khairuman, Amri, K., & Sihombing, T. (2008). Peluang usaha budi daya cacing sutra : pakan alami bergizi untuk ikan hias. PT. Agromedia Pustaka.
Millamena, O. M. (2002). Replacement of fish meal by animal by-product meals in a practical diet for grow-out culture of grouper Epinephelus coioides. Aquaculture, 204(1–2), 75–84. https://doi.org/10.1016/S0044-8486(01)00629-9
Muhtadi. (2013). IbM Peternak Lele.
Mulyani, Y. S., Yulisman, & Fitrani, M. (2014). PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) YANG DIPUASAKAN SECARA PERIODIK. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia2, 2(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.36706/jari.v2i1.1958
Nisrinah, Subandiyono, & Elfitasari, T. (2013). PENGARUH PENGGUNAAN BROMELIN TERHADAP TINGKAT PEMANFAATAN PROTEIN PAKAN DAN PERTUMBUHAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 2(2), 57–63. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jfpik
Raflie. (2007). Rancang Bangun Mesin Pencetak Pelet. Politeknik Negeri Medan.
Robinson, E. H., Li, M. H., & Manning, B. B. (2001). A Practical Guide to Nutrition, Feeds, and Feeding of Catfish (second). Mississippi State University.
Saragih, G. M. (2018). Pengaruh Penambahan Tepung Keong Mas (Pomacea canaliculata) pada Pakan Komersil terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus. Universitas Sumatera Utara.
SNI. (2000). Produksi Benih Ikan Lele Dumbo Kelas Benih Sebar (p. 6). Badan Standarisasi Nasional.
Suryaningsih, L., & Parakkasi, A. (2006). Pengaruh Pemberian Tepung Cangkang Udang (Karapas) sebagai Sumber Khitin dalam Ransum Terhadap Kadar LDL (Low Density Lipoprotein), HDL (High Density Lipoprotein), dan Persentase Karkas. Jurnal Ilmu Ternak, 6(1), 63–67. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jit.v6i1.2269
Susanti, I. (2004). Efektifitas Penggunaan Formalin Terhadap Dinoflagellata Ikan Baronang (Siganus sp.). Universitas Hasanuddin.
Utojo, U. (1995). PENGARUH KADAR PROTEIN PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KAKAP PUTIH, Lates calcarifer Bloch. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 1(4), 37. https://doi.org/10.15578/jppi.1.4.1995.37-48
Zonneveld, N., Huisman, E., & Brown, J. (1991). Prinsip-prinsip budidaya ikan. PT Gramedia Pustaka Utama.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).